Mengenal Lebih Jauh Proses Translasi Sebuah Visual Novel

Ingin menerjemahkan sebuah visual novel kesayangan agar bisa dinikmati oleh orang lain yang kurang bisa berbahasa asing terutama bahasa Jepang? Kenapa tidak. Untuk memulai kalian tidak harus ahli dalam pemrograman, hanya dengan tahu dasarnya aja udah cukup kok. Apalagi kalian hanya tinggal memakai tools yang sudah ada sebelumnya. Tentu saja hal ini tidak berlaku jika visual novel yang ingin kalian terjemahkan itu lumayan “berbeda”, karena itu kalian butuh seseorang yang ahli dalam melakukan hal yang namanya reverse engineering.

Postingan ini bertujuan memberitahu tentang bagaimana cara menerjemahkan sebuah visual novel. IndoCalize Project tidak bertanggung jawab atas segala perbuatan di luar tujuan dan sepengetahuan kami.


Mengenal Game Engine

Langkah awal yang diperlukan sebelum memulai sebuah translasi visual novel adalah dengan mengenal Game Engine. Dikutip dari situs wikipedia bahwa game engine merupakan sebuah software pengembangan yang ditujukan untuk membuat sebuah video gim. Sebuah publisher atau developer biasanya menggunakan engine yang memang sudah umum dipakai oleh kalangan developer lain atau bahkan membuat game engine-nya sendiri seperti yang dilakukan oleh Purple Software. Jadi, asal engine yang dipakai sama, cara untuk menerjemahkannya juga tidak jauh berbeda. Buat yang sering main gim pasti nggak asing lagi dong dengan logo-logo berikut?

Unitu
Game engine bernama Unity

Hal pertama yang paling mudah untuk mengetahui sebuah game engine adalah dengan melihat sebuah ekstensi file yang terdapat di direktori visual novel. Misal, gambar di bawah ini adalah file yang berakhiran dengan .xp3

Screenshot_27
Sering lihat ini, kan?

Dilihat dengan adanya ekstensi .xp3 itu bisa dipastikan jika visual novel tersebut menggunakan game engine KiriKiri. Kirikiri adalah salah satu game engine yang sudah sangat umum dan sering dipakai di Jepang dalam membuat gim visual novel.

Untuk engine lain, jika ada scene.pck, Gameexe.dat dan folder g00, maka visual novel itu bisa dipastikan memakai SiglusEngine. Siglus Engine paling sering digunakan untuk visual novel baru keluaran Visual Arts.

ekstensi siglus
Game engine bernama SiglusEngine

Cara lain untuk mengetahui game engine adalah dengan menggunakan software barnama Garbro. Hal ini bisa kamu ketahui dengan melihat ke sisi pojok kiri bawah saat membuka file.

garbro ekstensi
Game engine bernama BGI/Ethornell

Dengan menggunakan Garbro kamu bisa mengetahui dengan mudah Engine yang digunakan. Beberapa company yang menggunakan BGI ada Fairys, Smee, Lump of Sugar, dan lain-lain.

Cara lain untuk mengetahui sebuah game engine adalah dengan melihat properties pada file berekstensi .exe

infoBGI
Pada description tertulis Buriko General Enterpreter

Daftar ektensi dengan keterangan engine yang dipakai :

https://morkt.github.io/GARbro/supported.html

Penambahan fitur engine (VNDB) : https://vndb.org/r/engines

Tidak semua company menggunakan engine yang sama untuk setiap visual novel yang ia produksi.

Hal yang akan sering kalian temui dalam membuat sebuah terjemahan visual novel :

Extract (Bongkar File)

Setelah mengetahui game engine yang digunakan, kita lanjutkan untuk melakukan extract file dari kumpulan file gim yang ada untuk mengambil source seperti musik, gambar, animasi/video dan juga script. Extract sendiri terkadang membutuhkan proses lain seperti mengkonversi file atau melakukan proses decrypt, yakni menghilangkan proteksi file entah itu script, gambar, dan animasi agar bisa dibaca oleh bahasa manusia.

Dengan mengetahui engine yang dipakai kamu bisa mempersempit pencarian agar tingkat keberhasilan dalam membuat sebuah translasi lebih tinggi.

Alat/tools untuk extract file dan atau repack untuk visual novel :

Baca juga tutorial tentang Reverse Engineering 101 (bahasa Inggris) & Habr (bahasa Rusia) untuk mengenal proses yang lebih rinci. Tools yang disebutkan di atas merupakan tools campuran antara tools yang tinggal pakai (sudah dicompile) dan juga source code. Khusus untuk source code kamu harus mengcompile tools itu sebelum bisa digunakan. Adapun aplikasi dan juga bahasa pemrograman tambahan untuk melakukan compile diantaranya ada Visual Studio, SharpDevelop, MinGW, Python, Golang, Lua, atau aplikasi lain yang dirasa cocok.

Penambahan artikel : https://anivisual.net/blog/2018-09-01-404

Repack

Selesai melakukan editing, hal berikutnya yang perlu kalian lakukan adalah mengubah kembali file yang sudah kamu edit ke file semula, (Ada salah satu engine yang tidak perlu melakukan hal ini, solusi alternatifnya tempatkan di folder game atau amankan file tersebut menggunakan software molebox).
Beberapa cara untuk membuat file patch bisa dengan menggunakan metode salah satu ini;

  • Patch replace (menimpa file sebelumnya dengan file baru)
  • File patch embedded (patch.xp3, update.int, update.arc)

Cara Menerjemahkan Dan Beberapa Engine VN yang Sudah Dicoba

*Klik gambar untuk mengetahui judulnya

As the night reincarnation
Favorite / FVP
Biman
QLIE
Narcissu
NScripter
Ayakashi Gohan.png
Will Co. / Honeybee
Zombie
Entis GLS
hapymaher
CMVS / Purple Software
ShiinaMahoNoHimitsu 1.01
Unity
Propeller
Astraythem
Majiro
Screenshot_12
Sprite / Macromedia Director
Amuse Craft / Softpal ADV System
Nitro+ (Versi JP)
Visual Arts/Siglus Engine
AdvHD / Willplus
BGI
Artemis
Artemis
Noraneko
Minato/Non color (versi JP)
Screenshot_29
Kirikiri
Screenshot_27
CatSystem2
Compile Heart
a2
NeXAS
AGE 2019-09-26 20-10-09-590
Eushully
Silky's Engine
Silky’s
Rance
Alice Soft
Escude
Escu:de

BUG (Tidak disarankan untuk diterjemahkan)

eden they were only two on the planet
Musica/Minori (Offset?)
natural vacation
YaneSDK? (Teks limit)
Screenshot_5.png
Circus (Teks rusak?)

Metode Dump Script

Sangat direkomendasikan menggunakan cara ini demi mempermudah proses terjemahan. Dump script berguna untuk memisahkan antara dialog dengan bahasa pemrograman, sehingga tulisan yang tidak dibutuhkan dan dirasa mengganggu pada saat menerjemahkan dapat dihilangkan untuk sementara waktu, dan nantinya teks terjemahan tersebut akan digabungkan dengan bahasa pemrograman tadi.

Perbandingan sebelum dan sesudah di-dump script Sampel Teks

Perhatikan pula apakah novel visual yang diterjemahkan sudah mendukung word-wrap. Jika belum, perhatikan maksimal karakter yang dapat ditampung tiap barisnya agar tidak terjadi pemotongan teks yang tidak tepat. Saya sarankan gunakan ruler agar lebih mudah.

Sumber referensi : forum fuwanovel, gemot, tlwiki, github, sumisora, fan tl vn, dan sumber lain.